Minggu, 29 Maret 2020

ANALISA PERMINTAAN "MARLBORO"


Nama : fina ismatul uyun
Nim : T01.18.0011
Dosen Pengampu : Diovany Tirtana, S.E., M.M

ANALISA PERMINTAAN "MARLBORO"


1. Manfaat Marlboro

a. Manfaat Ekonomi
perusahaan  ini cukup menjanjikan, karna keuntungan yang didapat cukup besar. Kami menawarkan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dengan memberikan harga yang murah tapi dengan produk yang tidak murahan dengan kata lain kualitas produk selalu dijaga. Dengan usaha ini diharapkan dapat memberikan keuntungan.
b. Manfaat Sosial
1) Bagi Pemilik
Dengan melihat peluang ini, diharapkan perusahaan ini bisa lebih berkembang lagi dari sebelumnya. Perusahaan ini cukup menjanjikan bagi kita, selain kita sudah mempunyai image yang baik kita juga bisa memenuhi kebutuhan perokok di seluruh indonesia maupun kancah internasional. Pembelajaran yang diperoleh seperti bagaimana cara melayani konsumen, serta bagaimana supaya karyawan menjadi senang dengan kebijakan yang kita tetapkan, dan lain sebagainya.
2) Bagi Masyarakat
Dengan adanya rokok Marlboro ini, dapat menjadi alternative bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu juga secara tidak langsung dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
3). Produk
Produk yang kami tawarkan kepada konsumen memiliki berbagai macam varian seperti :
a) Marlboro Red
b) Marlboro Gold
c) Marlboro ice bursh
d) Marlboro Filter Black

Dengan memiliki berbagai macam varian tersebut maka masyarakat dapat memilih varian yang mereka inginkan sesuai dengan keinginan mereka masing-masing.


B. Analisis SWOT

Adapun analisis SWOT terhadap Marlboro adalah sebagai berikut:
1. Faktor internal.
a . Strengths (Kekuatan)
• Kualitas bahan baku rokok Marlboro sudah terpercaya, kualitas bahan baku menjadi andalan perusahaan samporna yang salah satu produknya adalah Marlboro untuk bersaing dengan empat perusahaan rokok besar Indonesia lainnya (Gudang garam, Djarum, Bentoel Prima dan Wismilak).
• Menguasai pangsa pasar Produk rokok Marlboro secara keseluruhan menguasai pangsa pasar rokok Indonesia dengan pangsa pasar 24,2 %, posisi runner-up Gudang Garam 23,6 dan pada peringkat ketiga Djarum 20,4 %.
• Kredibilitas Perusahaan. Perusahaan yang telah berdiri hampir mencapai seratus tahun pastinya memiliki kredibilitas perusahaan yang baik. Kredibilitas Sampoerna (Marlboro )tidak dibangun dalam semalam, tetapi melalui jalan yang panjang dan berbagai prestasi yang telah ditorehkan.
• Budaya perusahaan dalam tubuh sampoerna (Marlboro) sudah menjadi spirit d’corps sampoerna. Dalam kegiatan sehari-hari budaya perusahaan tersebut menjiwai seluruh aktifitas karyawan sehingga kinerja karyawan menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan adanya budaya perusahaan yang baik maka perusahaan akan mampu bertahan dan berkembang lebih baik lagi.
• Nilai capital yang besar Setelah Philip Morris menjadi pemilik dominan saham perusahaan. Marlboro memiliki capital yang cukup besar dan jaminan tersedianya modal dibawah naungan perusahaan rokok raksasa dunia.

b. Weakness (Kelemahan)

•Harga yang cukup mahal menjadi kelemahan Marlboro yang sangat terlihat dimata competitor. Harga cukup mahal ini berasal dari biaya promosi yang besar dan bahan baku yang mahal.
• semua jenis rokok merusak kesehatan, tetapi Marlboro hipertensinya lebih tinggi dibandingkan dengan rokok lainya.
• persediaan sangat tinggi dibandingkan kompetitor, membuat perusahaan menanamkan modal untuk investasi.  Ini bisa berdampak untuk pertumbuhan jangka panjang Marlboro.

2. Faktor eksternal

a. Opportunities (Peluang / kesempatan)
• Masuknya Philip Morris yang notabenenya termasuk perusahaan rokok besar dunia, memudahkan Marlboro untuk mengekspansi bisnisnya ke International melalui bantuan perusahaan Philip Morris.
• Trend pasar positif untuk rokok Low Tar Low Nicotine (LTLN) di Indonesia Perlu diketahui lagi bahwa rokok akan menyebabkan kecanduan dan kecanduan tersebut tidak hanya karena rokoknya tetapi juga karena rasa yang diberikan oleh rokok tersebut, kecanduan tersebut membuat seseorang tidak bias pindah ke produk lain.
• Dengan banyaknya event, akan meningkatkan brand awareness yang dimiliki produk tersbut sehingga memudahkan produk itu dikenal dan diingat customer.
b. Threats (Ancaman)
• Regulasi dan perda mengenai anti-rokok. Perda ini memungkinkan penurunan jumlah perokok dan permintaan atas rokok yang terjadi disuatu daerah yang memiliki perda anti-rokok.
 • Tingginya pajak rokok membuat rendahnya daya beli masyarakat terhadap rokok sehingga terjadi penurunan permintaan rokok.
 • Bertambahnya kompetitor rokok.
 • Bertambahnya perusahaan vape. Marlboro lambat laun akan di gantikan oleh vape, karena banyaknya orang yang sekarang lebih berminat vape yang liquidnya bervariasi. Ini bisa menjadi ancaman besar bagi perusahaan rokok.

C. Analisis Permintaan

Analisis Permintaan rokok Marlboro yaitu:
1. Target Pasar
Pemasaran produk di Indonesia bukanlah urusan yang mudah, mengingat besarnya negara ini, peraturan yang ketat dalam kegiatan pemasaran produk tembakau, target pemasaran yang hanya ditujukan untuk perokok dewasa, serta persaingan yang kompetitif. Kompleksitasnya sangat menarik, maka Marlboro dihadapkan dengan sejumlah tantangan terutama dalam mengembangkan komunikasi pemasaran merek, pada setiap wilayah geografis. Karakteristik di setiap daerah menuntut Marlboro untuk lebih kreatif dalam menyesuaikan pesan yang hendak disampaikan. Pendekatan 'satu untuk semua' tidak akan membuahkan hasil di negara dengan ukuran dan keragaman seperti Indonesia.
2. Pesaing
Terdapat banyak pesaing dari usaha ini, akan tetapi di sinilah kreatifitas perusahaan untuk terus mengembangkan produknya supaya tidak tertinggal oleh kompetitor. Apalagi produk rokok persaingannya di kancah internasional. Banyak pesaing diantaranya djarum, gudang garam dan Bentoel Internasional Investama.
3. Sasaran Pembeli
mencakup semua kalangan masyarakat, baik kalangan bawah, kalangan menengah dan kalangan atas. Dari semua kalangan tersebut sebagian besar mampu untuk membeli produk Marlboro, karna harga yang kami berikanpun cukup terjangkau untuk semua kalangan.
D. Strategi Pemasaran
Adapun strategi pemasaran yang dapat kami lakukan adalah:
1. Strategi above the line (ATL)
yakni aktivitas promosi langsung seperti beriklan di media cetak, elektronik atau media luar ruang untuk membangun brand image produk.
2. strategi promosi below the line (BTL)
sebagai upaya merangkul kon¬sumen agar kian aware dengan produk atau brand tertentu. Kegiatan BTL termasuk di antaranya menyeponsori acara hiburan musik, pameran, brand activation, seperti peluncuran produk atau kegiatan sejenis lainnya.
3. Sponsor dalam perlombaan
Dalam olahraga balap, Marlboro ini mensponsori Ferrari dan Ducati. Dalam olahraga bulu tangkis, Marlboro pernah mensponsori Piala Thomas dan Piala Uber, serta Piala Sudirman.
5. Langkah-langkah promisi
Untuk menarik minat konsumen agar membeli produk Marlboro yang kamitawarkan kami mempunyai cara-cara tertentu, adapun cara tersebut yaitu:
• Marlboro club: menyatukan perokok yang suka rokok marlboro, mempertahankan loyalitas merek
• memberikan potongan harga atau diskon dihari-hari tertentu,  misalnya saat ada event,  ulang tahun Marlboro.
• Selain itu,  kita juga mempunyai karyawan wanita sebagai spg rokok keliling maupun saat ada event.
4. Marketing atau promosi
a. Analisis aspek SDM
Untuk mendukung kelangsungan perusahaan ini dibutuhkan beberapa elemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait didalamnya. Adapun Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam kelangsungan usaha ini, yaitu:
1) Distributor
Agar perusahaan ini dapat bertahan dan berjalan dengan baik, maka kami melakukan kerjasama dengan distributor-distributor bahan baku rokok lainnya, sehingga bahan-bahan dari rokok ini mudah didapatkan. Distributor yang kami maksud merupakan orang yang memasok barang-barang yang kami butuhkan. Baik dalam negeri maupun luar negeri.
2) Tenaga Kerja
Dalam perusahaan rokok ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus seperti sarjana dll, akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau bekerja secara tekun / telaten, sabar, kerja keras karena Di masa mendatang, kesuksesan Marlboro akan ditentukan oleh kemampuan merekrut, melatih dan mengembangkan karyawan-karyawan terbaik. Hari ini maupun esok, karyawan akan terus menjadi aset yang paling berharga.
3) Masyarakat Sekitar
Selain SDM dari distributor dan tenaga kerja selanjutnya masyarakat juga berperan penting dalam kelancaran perusahaan ini, karna kita juga harus memiliki hubungan baik dengan masyarakat setempat, karna apabila kita tidak mempunyai hubunga baik maka bisa saja perusahan kita tidak disenangi sehingga mendapatkan image yang tidak bagus di kalangan masyarakat . Sehingga disinilah kita sebagai pengusaha harus mempunyai sikap yang baik dan jujur terhadap siapa saja.
b. Analisis aspek finansial
1. Harga
Adapun produk yang kami tawarkan memiliki harga yang saat ini dipasaran di bandrol dengan harga Rp 35.000

Konten ini dibuat untuk memenuhi tugas perkuliahan daring Mata kuliah EKONOMI MANAGERIAL. STIE TOTALWIN SEMARANG.  Semoga bermanfaat.


2 komentar:

VISI, MISI DAN TUJUAN BANK RAKYAK INDONESIA

MANAJEMEN STRATEGIK NAMA : FINA ISMATUL UYUN  NIM     : T01.18.0011 STIE TOTALWIN SEMARANG  VISI, MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN BRI (PERUSAHAAN...